Kenang-kenangan dari Fasil Kelas Matrikulasi Batch 5 Tangsel 1

Hari ini, keluarga besar Program Matrikulasi Batch 5 Tangsel akhirnya bisa saling bertatap muka untuk pertama kalinya setelah berminggu-minggu ‘hanya’ bercengkerama melalui platform WAG. Dengan kata lain, finally kita bisa kopdar! Yayayayyy~ 🤩

Alhamdulillah, acara tadi pagi berjalan lancar. Hujan yang ditakutkan akan turun, ternyata lebih memilih untuk tidak menampakkan diri. Dari seluruh rangkaian kegiatan kopdar, pengalaman yang paling mengena di hati justru saat sesi makan-makan. Bukan, saya tidak nambah pesanan makan seperti teman-teman lain yang terlihat kalap melihat makanan milik teman lain yang duduk di kanan-kiri. Ketika saya sedang khusyuk menikmati semangkuk soto, tiba-tiba Bu Fasil (dengan senyuman khasnya) muncul dari samping. Tanpa pendahuluan apapun, saya disodori sebuah ‘kado’ (yang dibungkus dengan rapi sekali) sebagai bentuk apresiasi karena kemarin saya sempat menjadi salah satu Koordinator Mingguan di Kelas  Matrikulasi.

I know, right? She’s just too kind.. and too sweet! I should have been the one who gave her some memorable present. Huhuhu.

Begitu sampai di rumah, saya pun langsung buru-buru membuka kadonya. Jeng jeng jeng! Ternyata isinya buku ini!

Definitely love at first sight! Jadi, ini adalah buku yang dilahirkan oleh Rumah Belajar Menulis IIP Banten. Buku ini berisi kumpulan beberapa cerita, bahkan Si Paksu pun langsung minta pinjam dan langsung dia baca saat itu juga. 🤣

Dear Mba Irma, I sincerely want to thank you sooo very much for giving me this. Mba Irma ini tahu betul kalau saya suka menulis, dan buku ini adalah pemberian yang sempurna. Buku ini berhasil membuat saya terlecut untuk terus bisa bersemangat dan konsisten menulis, because yes, writing is indeed my best therapy.

Semoga suatu hari nanti saya juga bisa berkontribusi dalam pembuatan buku seperti ini juga, yaa. Aamiinn. *fingers crossed*