Montessori di Rumah – Bagian Empat – Konsekuensi Alami

Kalau belum baca, silakan ngintip tulisan bagian 1, 2 dan 3 di sini, di sini dan di sini.

Habis baca tentang konsep kebebasan, pasti pada bertanya-tanya deh, nggak apa-apa nih begini? Kalo nanti kebablasan gimana? Anak jadi nggak tahu aturan dong?

Dalam Montessori, kebebasan ini ternyata punya batasan (freedom within limits). Kalo kata Sony,

the freedom has to make sense.

Apapun yang dilakukan anak, anak harus bertanggung jawab atas diri sendiri (respect for oneself), orang lain (respect for others) dan lingkungan (respect for the environment). Jadi kalau aktivitas anak membahayakan diri sendiri, orang lain dan/atau lingkungan misalnya, ya harus dibatasi.

Jadi inget postingan viral lagi (oh well, ini gara-gara aku balik main Twitter lagi nih 😂). Udah pada tahu juga sih pasti. Itu lho, yang ibu bawa tiga anaknya naik KRL dan sayangnya perilaku anak-anaknya ini mengganggu penumpang KRL yang lain. Yang satu naik jendela, yang dua lainnya ngedeprok main di lantai kereta. Yang naik jendela kayanya masih balita, 4-5 tahunan; yang dua lainnya mungkin udah masuk SD (badannya lebih bongsor dari yang pertama soalnya).

Nah, udah keliatan ya kalo anak-anak ini melanggar kenyamanan penumpang lain. It’s an undeniable fact. Anak-anaknya nggak ada yang duduk, padahal di sebelah ibunya ada ruang kosong yang cukup lebar yang harusnya bisa diduduki penumpang lain. Ada dua anak yang main di lantai, ini juga jadi mengambil space penumpang lain, terutama penumpang berdiri. Orang jadi nggak bisa berdiri di situ.

Hey, don’t judge! Hmmm, bukannya nge-judge ya. Ini penting dibahas karena ada pelajaran yang bisa dipetik di sini. That’s why parents must learn parenting. Kalimat ‘namanya juga anak-anak’ nggak berlaku di sini. 

Di sisi lain, ada satu hal yang aku nggak setuju: yang posting foto viral itu nggak menyamarkan wajah si ibu dan anak-anaknya. IMHO, it was a good idea to post the photo so that people can learn, but we also need to mind others’ privacy. Ada loh kasus seorang ibu yang wajahnya muncul di foto yang kemudian viral dan ternyata Si Ibu ini lagi hamil. Entah karena stres/kepikiran/gimana, ibu ini akhirnya meninggal dunia. Sedih banget. 😭

Wait, kok jadi bahas yang viral-viral sih. 😂

Beklah. Tadi bahas apa? Oh, konsekuensi alami ya? Aku kutip definisinya dari sini ya.

Natural consequences simply means that outcomes will happen as a result of behavior that are not controlled.

Dan dari sini.

Montessori schools and homes use natural consequences because we don’t want children to behave well out of fear of punishment, we want them to do the right thing because they understand the impact of their actions.

Terakhir, aku mau bagiin tips dari Sony saat kita ingin menerapkan konsekuensi alami pada anak.

Misal, anak diberi sebuah kursi untuk duduk. Alih-alih duduk, anak malah memanjat kursi dan berdiri di atasnya. Apa yang bisa kita lakukan?

1. Kita bilang ke anak, “Turun, yukkk. Kalau Kakak/Adik berdiri begitu bisa jatuh.”

2. Kalau nggak mempan, kita tawarkan beberapa pilihan ke anak, mau turun sendiri atau dibantuin turun Ayah/Ibu?

3. Masih nggak mempan juga, jangan marah jangan gundah: langsung bantu anak turun, ambil kursinya, kasih tau kalau Ayah/Ibu ambil kursinya sekarang, besok Ayah/Ibu kembalikan lagi. Intinya, enyahkan kursi itu dari pandangan Si Anak. 😁

Kemudian anak pasti akan menurut.

JUST KIDDING! 👻 Kemungkinan besar anak bakal protes dooong, bahkan nangis guling-guling. 🙈 Ya nggak papa. Kalo kata Sony,

Don’t budge, its OK. Even if he’s taking the house down, you’re not going to listen to him. Tell him, “I understand you are very angry, it’s okay, you can cry. If you finish, you can come to mommy.”

Sometimes it can be real bad, but if they see that it doesn’t affect you, the tantrum will slowly go away.

Alhamdulillahh, selesai juga summary Specific Montessori Activities to Implemet at Home oleh Sunshine Teachers Training ini.

Cukup di sini dulu, sampai ketemu. Urusan domestik sudah menunggu. 😘

Bye!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *