Review: Kartu Jenius BTPN

Sebelum masuk ke penjelasan tentang Kartu Jenius, aku mau cerita dulu tentang latar belakang dipilihnya Kartu Jenius sebagai solusi problema yang aku punya (cailah).

Jadi, aku dan Abi ‘cuma’ punya tiga buah kartu debit, masing-masing kartu debit BRI, BNI dan BCA. Selain tiga ini nggak ada lagi (kartu kredit? nggak ada juga). Nah, masalahnya, ATM yang paling deket dari rumah yang bisa dijangkau dengan jalan kaki itu cuma ATM CIMB Niaga. Ada sih ATM BNI, tapi ke sana harus naik motor dulu. Kan mager.

Kebayang dong, tiap aku tarik tunai, 6500 rupiah otomatis melayang. Duit segini kalo dipake beli cilok pedas bisa bikin perut kenyang loh. Apalagi kalo tarik tunai berkali-kali, dalam sebulan aja, udah ilang berapa puluh ribu? 😢

Di tengah kegalauan yang tak kunjung ada solusinya ini, tiba-tiba aku dapat info tentang Jenius. Aku lupa detilnya, dari iklan di Instagram apa ya? Atau dapet app suggestion waktu buka Google Play? Yah pokoknya tau-tau aku udah instal aplikasi Jenius aja. 😆

And it turned out to be a holy grail for me. KENAPA NGGAK DARI DULU AKU PAKE SI JENIUS INI SIH? KZL.

Ehm. Back to topic. Ada yang tahu Flip? Udah banyak yamg tahu pasti ya. Intinya, Flip ini aplikasi buat melakukan transfer antarbank dengan tanpa biaya.

Mekanismenya gini: misal aku mau transfer uang dari BNI ke BCA. Yaudah, aku tinggal transfer ke rekening BNI-nya Flip sesuai nominal yang diinginkan (karena sesama BNI, jadi nggak kena biaya admin dong). Kalo udah confirmed, baru nanti Flip yang mentransfer ke rekening BCA tujuan sesuai nominal yang kita transfer ke Flip tadi. Jadi rutenya: BNI-ku ➡️ BNI Flip ➡️ BCA Flip ➡️ BCA tujuan.

Sangat membantu, jelas. Tapi memang prosedurnya agak panjang ya. Terlebih lagi Flip ini ada jam kerjanya. Lewat dari jam 18.00, kita harus nunggu sampe jam 8.00 esok hari biar transaksi kita bisa diproses. Kalau hari Sabtu lebih awal lagi tuh, lewat dari jam 13.30 udah nggak bisa.

Nah, inilah kenapa aku bilang Kartu Jenius itu holy grail. It’s like a magic card.

Aku rangkum beberapa penjelasan FAQ dari sini ya.


Jenius adalah aplikasi perbankan revolusioner yang dilengkapi dengan kartu debit VISA. Semua aktivitas finansial dilakukan dari satu tempat, semua dari smartphone.

Jenius adalah Banking Reinvented, yang berarti walaupun memiliki fungsi sebuah bank, tapi Jenius mengembalikan semua akses kepada penggunanya, sehingga kamu memiliki kendali atas uang dan pengaturan keuangan kamu sendiri.

Jenius berbeda dari bank pada umumnya karena semua aktivitas perbankan dibuat lebih mudah tanpa harus pergi ke bank atau mengantre panjang dengan banyaknya birokrasi. Semua bisa kamu lihat, tata dan atur langsung dari dalam smartphone-mu.

Dengan Jenius, semua aktivitas finansial bisa kamu lakukan di dalam aplikasi, mulai dari membuka rekening, pembayaran tagihan, transfer uang, tabungan, deposito, pembuatan kartu debit, serta alokasi dana untuk pengaturan keuangan.

Jenius bebas biaya administrasi, biaya pembukaan dan penutupan rekening, saldo awal, saldo minimum, biaya transfer, dan biaya pembuatan kartu.

Jenius juga punya akses internasional. Praktis  transaksi online/offline dan tarik tunai di seluruh dunia dengan kartu debit Visa.


Semua aktivitas finansial yang disebutkan di atas (bahkan transaksi antarbank sekalipun) memang sama sekali tidak dikenai biaya admin, tapiii, ada batasannya. Setiap bulan gratis 25 kali transfer antar bank lewat aplikasi Jenius dan gratis 25 kali tarik tunai di jaringan ATM Bersama/Prima di seluruh Indonesia. Kalau lebih dari 25 kali, kembali dikenai biaya. Selengkapnya coba lihat di sini.

But still, 25 is still a very good number! At least for me. Apalagi kalo dipakenya buat transaksi-transaksi antarbank doang, 25 perbulan sih lebih dari cukup.

Wait… Tadi ada kata ‘tarik tunai’ disebut ya? YES! Kalo pake Jenius, kita bisa tarik tunai di ATM BANK MANAPUN (asal ada label ATM Prima/Bersama) SECARA GRATIS TANPA BIAYA ADMIN. Lah? Gimana bisa? Pake kartu apaan?

Pake kartu Jenius lah.

Yak. Kalau kita buka tabungan Jenius, kita bakal otomatis dapet dua kartu debit: e-Card dan m-Card. E-Card ini kartu debit virtual (kayak e-Money), tapi juga bisa berfungsi persis kaya VCC waktu verifikasi akun pembayaran online macam Paypal, dll. Nah, kalo m-Card ini kartu fisik yang nantinya bakal dikirimin ke alamat kita.

Jadi begitu yaa. Buka tabungan Jenius ini gampil banget kok. Asal punya aplikasi Jenius (unduh di Google Play atau App Store), KTP dan kartu NPWP.  Abis itu tinggal ikutin aja step-by-step di aplikasinya.

Oiya, kalo proses registrasi udah selesai, nanti nasabah bakal diminta buat verifikasi akun. Caranya ada dua: datang langsung ke Bank BTPN atau pakai fitur memanggil crew/petugas ke lokasi kita saat itu. Aku kemarin pake yang kedua dan nggak disangka ternyata mereka datengnya cepet banget loh. Rata-rata petugasnya sampe dalam waktu 30 menit sejak pengajuan verifikasi akun, mentok 1 jam lah kalo pas kebetulan lokasi kita jauh dari Bank BTPN.

Itu aja sih kayaknya. Semoga postingan ini bermanfaat yaa. See you soon!

Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *